BOM.....BOM......hadiah pemilu presiden 2009 kah bagi Indonesia?




Rintih segenap hati rakyat Negara Indonesia bagai tersayat silet yang tajam. Itulah sebagian potongan kata yang perlu kita hayati bersama. Lupakan lah yang telah terjadi, tapi intropeksi lah setiap wahai manusia dibumi pertiwi ini tanpa terkecuali. Yang perlu pemerintahan Bapak SBY, segenap media massa, rakyat Indonesia tundukan kepala, rendahkan hati, bersama-sama merangkul agar teroris tidak akan lagi diberikan celah sekecil apa pun menyusup. Pemilu Legislatif 2009 telah usai, Pemilu Presiden 2009 telah selesai, berbagai kecurangan diserahkan saja kepada Hukum Negara Indonesia. Momen ini pula dijadikan azas manfaat bagi teroris mengebom hotel bintang 5, JW Marriot dan Ritz Charlton (maaf jika ada salah penulisan nama hotel) kabar yang dihimpun dari media masa Indonesia teroris menggunakan cara baru dalam aksi teror yakni menyusupkan kaki-kaki untuk bekerja didalam hotel tersebut. Sebenarnya Polri mungkin telah mengetahui bakal terjadi aksi teroris. Tapi Polri lebih memfokuskan pengamanan Pilpres 2009. Insiden ini menyisahkan luka mendalam bagi fans team Setan Merah Manchester United yang batal unjuk gigi di Indonesia. Begitu pula team all star Indonesia yang gagal mencuri ilmu sepak bola dari team setan merah .Yang paling penulis sesalkan teroris ini di komando Sdr. Noordin. M. Top dan alm. Dr. Azarih yang mana bukanlah warga negara Indonesia, tetapi korban berjatuhan sebagian warga negara Indonesia. Alasan teror ini simple, Jihad? Itukah alasan bom bunuh diri yang memaksa generasi muda Indonesia kearah jalan menyimpang. Semua telah terjadi, korban banyak berjatuhan, marilah ini menjadi pelajaran bagi segenap rakyat Indoneisa untuk membenah diri sediri, keluarga barulah negara Indonesia tercinta. Agar anak-anak kita tertata dengan baik serta menjadi pahlawan bagi Bangsa Indonesia dalam pembangunan bukan menjadi pahlawan bagi TERORIS

0 komentar: